Bisa jadi karena iklim Bali utara yang panas berpengaruh terhadap karakter orang-orang Buleleng.
Bangunan ini dibangun hampir seratus tahun lalu. Menurut penuturan para tetua desa Sudaji, bahwasanya bangungan paduraksa ini direhab pada tahun 1920, sedangkan bangunan pura secara menyeluruh sudah ada sejak era sebelumnya.
Saya sangat mengappresiasi maha karya seni ini yang bernilai tinggi dan merupakan salah satu bentuk paduraksa yang terindah di Bali. Patung-patung dan sosok boma nya sangat kharismatik seolah-olah mengawasi setiap situasi yang ada di depannya.
Sampai kini bangunan ini masih kokoh berdiri meskipun ada beberapa bagian ukiran yang sudah keropos dimakan zaman atau erosi oleh cuaca. Semoga bangunan ini dapat dilestarikan dalam bentuk aslinya di masa-masa depan.
PADURAKSA PURA DESA SUDAJI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar